Wednesday, February 11, 2009

Palestin Di hati Kami



Firman Allah swt bermaksud,
"Allah menetapkan, 'Sungguh Aku akan memenangkan (agama) Aku dan Rasul-rasulKu. Sesungguhnya Allah Maha Kuat, Maha Perkasa" (Al-Mujadalah: 21).

"Sesungguhnya Kami akan memenangkan Rasul-rasul Kami dalam kehidupan di dunia dan di hari dibangkitkan saksi-saksi" (Ghafir:51).

Sabda Rasulullah saw bermaksud, "Akan terus dari umatku mereka yang terang-terang atas kebenaran. Tidak akan memudharatkan mereka oleh orang-orang yang memusuhi mereka sehingga datang ketetapan Allah, sedang mereka dalam keadaan sedemikian'. Sahabat bertanya, "Dimanakah mereka". Rasulullah saw menjawab, 'Mereka di Jerusalem dan disekeliling Jerusalem (Palestin)'.

Kebiadapan Imperialis Israel di bumi Palestin telah mendapat berbagai respons dari kalangan umat Islam, termasuk ulama-ulama Islam. Tokoh-tokoh Islam, seperti Syaikh Dr. Muhammad Sayyid Thanthawi, Syaikhul Azhar, yang selama ini terkesan lentur dalam setiap pernyataannya, kini lebih tegas lagi akan kemestian memerangi musuh-musuh Islam, "Apabila kamu tidak mampu memerangi mereka (musuh-musuh Islam, Israel dan Amerika Serikat) dengan senjata, maka minimal lawanlah dengan memboikot barang-barang dan produk-produk mereka."


Tokoh-tokoh Islam dunia yang mendukung kemestian pemboikotan barang-barang dan produk-produk Israel dan Amerika, bahkan mengeluarkan fatwa sebagai respon tindakan jahat dan zalim yang mereka lakukan di bumi Palestin. Mereka adalah Dr. Yusuf Qardhawi, Dr. Abdul Satar Fathullah Said (Doktor di jabatan Syariah Universitas Al Azhar), Dr. Naser Farid Wasil (mantan Mufti Mesir), Dr. Muhammad Imarah (Pemikir Muslim Dunia), Dr. Abdul Hamid Ghazali (pakar ekonomi dan politik Islam) dan lain-lain.


Wajib Memboikot Barang-barang dan Produk-produk Amerika dan Israel

Segala puji bagi Allah yang telah mewajibkan hamba-hamba-Nya memerangi orang-orang kafir dengan jiwa dan hartanya. Allah telah memberikan khabar gembira kepada mereka kemenangan dan kemuliaan, Allah berfirman,
Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. (Qs. At Taubah, 9: 14).

Wahai kaum muslimin, apa yang menimpa umat kita belakangan ini adalah konspirasi negara zalim Amerika dengan rezim Imperialis Yahudi-Israel telah merampas tanah suci kita, membunuh anak-anak di bumi Palestin, mengepung rakyatnya dan mengisytiharkan perang kepada mereka di semua media secara besar-besaran. Oleh kerana itu, wajib bagi umat Islam berperanan dengan menggunakan berbagai cara sekalipun yang mungkin, terutama tindakan pemboikotan terhadap barang-barang dan produk-produk Amerika dan Israel. Hal demikian itu didasarkan pada:

Pertama, firman Allah SWT.,
Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu kerana agama dan mengusir kamu dari negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (Qs. Al Mumtahanah, 60: 9)

Kedua, persetujuan Rasulullah SAW. pada Tsumamah ketika dia berkata kepada orang-orang Quraisy,
"Demi Allah, tidak akan sampai kepada kalian sebiji gandum pun sehingga Rasulullah SAW. mengizinkannya"

Ketiga, Allah SWT. berfirman,
"Dan (bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim mereka membela diri. (Qs. Asy Syura, 42: 39).

Kita semua tahu bahwa Amerika telah banyak berbuat kezaliman dan mengeksploitasi negeri-negeri Islam dan kaum muslimin, teriakan dan tangisan anak-anak, rintihan orang-orang sakit, ratapan para wanita dan ribuan mayat yang tewas tidak bisa mengetuk nuraninya.

Keempat, persetujuan para ulama' yang mengharamkan pemberian manfaat buat orang-orang kafir harbi (yang memerangi umat Islam).

Marilah bersama renung renungkan, apakah yang terdaya untuk lakukan untuk mereka? Setulus doa dan bermunajat untuk keselamatan mereka dan kesucian bumi palestin..

Teruskan usaha kita untuk "BOIKOT!!"
Wallahu a3lam..

No comments: